Babinsa Koramil 0829-03 Kamal Dampingi Nakes Melaksanakan Tracing

Babinsa Koramil 0829-03 Kamal Dampingi Nakes Melaksanakan Tracing

X
Bagikan

BANGKALAN, -Salah satu tugas Bintara Pembina Desa (Babinsa) yaitu mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 di wilayah binaannya, seperti yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 0829-03 Kamal Serda Ahmad Slamet melaksanakan pendampingan tracing bersama bidan Desa Kebun dan perangkat Desa Kebun terhadap warga di Desa Kebun, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan pada kamis (17/02/2022).

Menurut Serda Ahmad, tracing yang dilakukan terhadap warga binaannya guna memutus rantai penyebaran virus covid-19 agar tidak menyebar luas di wilayahnya. Babinsa Desa Kebun tersebut menambahkan agar warga yang pernah melakukan kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi covid-19 untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, dengan memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir, menjaga jarak serta hindari kerumunan.

Serda Ahmad lantas menghimbau kepada warga yang terkonfirmasi covid-19 agar melakukan isolasi mandiri karena dengan begitu virus tidak menyebar luas. "Lakukan isolasi mandiri agar virus tidak menyebar luas" ucapnya.

Danramil 0829-03 Kamal, Kapten Inf Parnowo melalui sambungan telepon pada Kamis (17/02/2022) mengutarakan bahwa Babinsa selalu setia mendampingi Nakes terutama survailan yang saat ini sedang melaksanakan tracing kepada pasien.

“Menurut data, pasien di Kamal ini banyak, sampai 19 orang. Selama ini Babinsa selalu mendampingi. Karena apa, masyarakat yang di tracing itu tidak semuanya mau atau setuju. Jadi Babinsa kami tekankan agar berhati-hati terhadap siapa yang akan di tracing.” Tutur Danramil. 

Danramil lantas melanjutkan, “Terutama terhadap kaum lansia yang rata-rata punya komorbit, punya penyakit bawaan. Itu yang terkadang terjadi di lapangan. Kami juga sering turun bersama Babinsa mendampingi. Kami ajak Kepala Desa setempat agar pelaksanaan tracing bisa diterima oleh masyarakat. Intinya, selama ini Babinsa - Babinsa kami selalu tekankan untuk berhati-hati, jangan sampai salah kata maupun salah dalam tindakan, sehingga tidak merugikan baik keluarganya maupun yang ditracing .” Tegasnya.

Terakhir, Danramil berharap, “Sudah disarankan kepada ibu Kapus (Kepala Puskesmas) agar menambah tim Survailan. Kasihan kalau hanya ada 1 Bidan desa yang men Tracing hingga 9 orang. Kalau Babinsa bisa diganti atau dibantu oleh yang piket. Semoga diperhatikan ya.” Pungkasnya.